Sejarah FMIPA UNIB

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Bengkulu (UNIB) disyahkan  atas dasar  surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Republik Indonesia nomor 195 /O/1999 tanggal 10 Agustus 1999 tentang pendirian Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam pada Universitas Bengkulu.

Sejak resmi berdiri tahun 1999, FMIPA UNIB telah menerima mahasiswa pertama pada tahun 2001 dengan dibukanya empat program studi sekaligus (Biologi, Fisika, Kimia dan Matematika), saat ini sarana prasarana pendidikan relatif telah berkembang lebih baik. Secara kuantitas peralatan untuk mendukung riset relatif telah tersedia. Semua program studi di FMIPA pernah memenangkan hibah pengembangan di berbagai skema, diantaranya UNIB due like, SP4, dan PHK A-1 dan terakhir 2015 dua program studi di FMIPA UNIB memperoleh hibah BOPA stimulus akreditasi. Program Studi berdasarkan hasil evaluasi diri, menyusun program pengembangan sehingga memperoleh peningkatan kapasitas institusi dan kualitas pelayanan. FMIPA diberi kewenangan untuk menggunakan Gedung Laboratorium Basic Sains untuk memenuhi kebutuhan prasarana ruangan laboratorium (Laboratorium Biologi, Laboratorium Fisika dan Laboratorium Kimia) dan Gedung V sebagai prasarana ruangan Laboratorium Matematika. Selain mengembangkan sarana prasarana, peningkatan mutu proses maupun hasil menjadi perhatian yang urgen dari sivitas akademika, mengingat era persaingan global dewasa ini menuntut dunia pendidikan harus sudah memberikan prioritas terhadap aspek peningkatan mutu dan daya saing.

Sejak tahun 2005 arah pengembangan perguruan tinggi khususnya perguruan tinggi negeri yang berada dalam platform Visi dan Misi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (tahun 2005 Kementerian Pendidikan Nasional) dengan tiga pilar program strategis yaitu perluasan akses, peningkatan daya saing, dan tata kelola. Dalam hal peningkatan daya saing, kinerja perguruan tinggi tidak sebatas pada peningkatan prestasi atas dasar parameter-paremeter internal atau lokal, melainkan didorong untuk mengambil bagian dalam percaturan dunia, khususnya di bidang riset dan kerja sama. Dalam konteks ini, pada tahun 2013, Universitas Bengkulu telah menetapkan visi menjadi perguruan tinggi berkelas dunia pada Tahun 2025 (STATUTA UNIB, 2013).

Menyikapi tantangan tersebut, FMIPA UNIB, telah menetapkan bahwa rencana strategis sembilan tahun yang akan datang merupakan periode yang harus merubah orientasi proses maupun output kepada peningkatan kualitas. Aktivitas riset dan publikasi ilmiah pada jurnal terakreditasi dan jurnal internasional harus menjadi indikator kunci dari kinerja dosen FMIPA UNIB, demikian pula proses edukasi yang efisien (tepat waktu), terstandarisasi, serta efektif dalam menghasilkan lulusan yang kompeten harus menjadi parameter kunci atas kinerja manajemen fakultas dan kompetensi dosen maupun tenaga kependidikan. Dengan makin besarnya aktivitas riset, maka tuntutan terhadap institusi fakultas untuk lebih berperan dalam pengelolaan riset akan semakin besar. Sumber daya yang digunakan harus efektif sehingga hasil penelitian memberikan manfaat maksimal tidak saja bagi penelitinya namun juga bagi masyarakat luas.