Ustadz Abdul Somad Lc. M.A Sampaikan Tausyiah Kepada 3000 Jamaah dalam Gebyar GSI 2017

Allahuakbar, kalimat Takbir itulah yang selalu menggema dalam Seminar Nasional Gerakan Saintis Islam (GSI) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Bengkulu. Seminar Nasional ini di gelar sebagai puncak dari rangkaian acara dalam GEBYAR GSI FMIPA UNIB tahun 2017, yang merupakan acara tahunan dari GSI sebagai perayaan untuk memperingati hari lahirnya UKM GSI FMIPA UNIB. Acara Seminar Nasional yang berlangsung hari ini (Ahad, 29 Oktober 2017) mengundang sosok Ustadz yang sedang di gandrungi oleh Warganet yakni Ustadz Abdul Somad Lc. M.A sehingga jumlah penonton atau jamaah yang menghadiri seminar nasional ini mencapai 3000 peserta. Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata yang menjadi sebuah retorika dakwah, membuat ceramah Ustadz Abdul Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat, inilah salah satu sebab mengapa ustadz satu ini sangat di gandrungi oleh semua kalangan.

Seminar Nasional GSI dengan tema “Jalan Hijrahku Menuju Cinta-Nya” yang bertepat di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Bengkulu pada hari ini Ahad, 29 Oktober 2017 dibuka langsung oleh Bapak Rektor Universitas Bengkulu, Bapak Ridwan Nurazi. Ustadz Abdul Somad datang pada pukul 08.47 pagi, dan langsung disambut antusias oleh seluruh peserta seminar nasional dan juga oleh lantunan nada yang dibawakan oleh group Nasyid Arrijal, yang membawakan 3 lagu. Pada kesempatan kali ini, Ustadz Adi Sucipto selaku moderator mempersilahkan Ustadz Abdul Shomad untuk memulai tausyiahnya pada pukul 9.17 WIB pagi.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Abdul Somad mengatakan semua kebaikan tentang Kota Bengkulu, mulai dari keadaan jalan yang tidak macet sampai dengan seluruh masyarakatnya yang sangat ramah. Ustadz juga memuji seluruh warga terkhusus pemuda Bengkulu merayakan hari sumpah pemuda dengan pengajian seperti ini. “Perayaan Sumpah Pemuda bukannya nyanyi nyanyi metal, bukannya goyang-goyang dangdut ataupun pestapora, tapi seperti inilah cara untuk merayakan dan mensyukuri hari Sumpah Pemuda yang sebenarnya, dengan mengadakan pengajian tablik akbar model macam ini” tutur Ustad Abdul Shomad. Ustadz juga mengatakan bahwasanya sangat mudah untuk mencari keberkahan Allah, dengan tidur membaca doa, dengan sebelum masuk kamar mandi membaca doa, serta sholat witir sebelum tidur. Itu sudah termasuk untuk mencari keberkahan Allah. Ustadz Abdul Somad Lc, M.A mengatakan bahwa hijrah itu akan lengkap kalau ada 3 kebaikan, yaitu baik akidahnya, baik prilakunya, dan baik hukumnya, yaitu hukum yang ditentukan oleh Allah SWT, bukan hukum yang seenaknya.

Seminar Nasional Gebyar Gerakan Saintis Islam (GSI) FMIPA UNIB kali ini, Ustadz Abdul Somad Lc, M.A memberikan Tausyiah selama 90 menit, setelah itu dilanjutkan untuk sesi tanya jawab dari para peserta seminar nasional kepada Ustadz Abdul Somad. Sebanyak ratusan pertanyaan telah diterima oleh seluruh panitia seminar, tapi karena keterbatasan waktu maka hanya beberapa pertanyaan saja yang bisa dan dapat dijawab langsung oleh Ustadz Abdul Somad Lc, M.A. Ada satu pertanyaan yang menanyakan “Mengapa Ustadz lebih memilih kuliah di luar negeri dari pada di dalam negeri, apakah Ustadz tidak cinta negeri sendiri?”, sambil sedikit tertawa Ustad Abdul Somad menjelaskan mengapa ia kuliah keluar negeri dan mengupas riwayat pendidikannya. Ia mengatakan bahwasanya ia kuliah di luar negeri karena mendapatkan beasiswa full untuk mendapatkan gelar S1 nya di Universitas Al –Ahzar Mesir, yaitu universitas sebagai bengkel Agama Islam dunia, setelah lulus ia kembali mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan S2 nya di Dar Al-Hassania Institute, Kerajaan Maroko. Bairam_

sumber : www.unibkita.com

Tinggalkan Balasan